Globalisasi telah mengantarkan teknologi informasi sebagai sarana yang sangat krusial bagi masyarakat untuk memudahkan setiap aktifitasnya, Namun derasnya arus informasi belakangan ini mengharuskan para pemain dunia teknologi informasi berlomba-lomba untuk menghasilkan sesuatu yang sederhana dan memberikan manfaat serta keuntungan bagi penggunanya. Seiring dengan itu masyarakat tidak mau lagi terjebak pada masalah waktu, biaya, dan tenaga. Oleh karena itu dunia teknologi informasi pun menciptakan sebuah sistem yang dapat mempermudah user dalam memperoleh informasi geografis yang menampilkan gambar dan informasi yang terdapat didalamnya, yaitu sistem informasi Geografis
Kalau Dahulu, kita masih mengenal peta dalam bentuk konvensional yang masih berbentuk satu dimensi pada selembar kertas. Seiring berkembangnya teknologi informasi dimana peranan computer semakin dekat dan berpengaruh pada sendi-sendi kegiatan manusia. Maka segalanya perlu dituntut serba digital. Termasuk dalam menampilkan informasi peta, yaitu Sistem yang memungkinkan mengubah peta konvensional menjadi peta digital.
GIS (Sistem Informasi Geografi) adalah sistem komputer untuk memasukkan, menata, mengolah dan mempresentasikan data yang memiliki referensi ruang. Aplikasi GIS ini meliputi banyak sekali sektor, mulai dari analisis lingkungan, optimasi route lalu lintas, perencanaan wilayah, facility management, riset pasar, dsb. Dengan demikian terlihat bahwa dalam beberapa aplikasi GIS diperlukan data tematik yang belum terdapat pada peta rupabumi, misalnya data kependudukan, data lalu lintas dsb. Peta digital hanya menyediakan data dasar atau data baku, yakni geometri dari permukaan bumi yang benar. Untuk beberapa jenis aplikasi GIS, misalnya analisis banjir, modeling produksi padi, simulasi propagasi gelombang radio atau perkiraan tempat-tempat rawan kecelakaan di jalan raya, peta digital bisa langsung dipakai dalam analisis.
Dalam proses mengubah Peta konvensional ke peta digital, sekarang sudah banyak sekali tersedia softwarsoftware untuk mendukung tujuan tersebut, salah satunya adalah Arc View versi 3.3 yang mempunyai fasilitas untuk mendigitasi peta, selain itu juga ada software Quantum GIS yang dapat menampilkan peta pada browser, sehingga dapat di akses oleh user secara interaktif. Dalam makalah ini kami akan menampilkan system informasi geografis Rumas sakit yang ada di seluruh Jakarta selatan, diantaranya informasi alamat, serta fasilitas-fasilitas yang dimiliki oleh setiap rumah sakit.
Penanganan data secara manual banyak mengalami masalah diantaranya adalah ketidakpraktisan, kurangnya kecepatan dalam memperoleh informasi dan pengolahan data yang lamban. Oleh karena itu, diperlukan suatu cara yang bisa mengatasi masalah dalam penanganan data diantaranya adalah sistem basis data. Sistem basis data terdiri dari dua unsur yang membentuk suatu kesatuan dalam membantu kita untuk mengolah data data, unsur tersebut adalah basis data dan sistem manajemen basis data ( DBMS ). Basis data merupakan kumpulan data atau informasi yang diorganisasikan secara teratur guna memenuhi kebutuhan pengguna. Sistem manajemen basis data ( DBMS ) merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk megolah data, contohnya adalah Microsoft Access.
Data yang berada dalam lingkungan sekolah menengah merupakan salah satu contoh basis data dimana didalamnya terdapat banyak data seperti data siswa, data guru, data nilai, data absensi, data kegiatan, dan data administrasi. Banyak sekolah menengah yang masih mengandalkan cara manual untuk megolah data – data tersebut, terutama sekolah – sekolah yang berada cukup jauh dari jangkauan perkembangan teknologi informasi. Hal in mendorong kami untuk mencoba menganalisis [ estimasi ], merancang, dan mengembangkan suatu tool yang mungkin bisa dipakai oleh pihak atau kalangan sekolah menengah untuk mengolah data – data tersebut. Namun, disini kami merancang dan mengembangkan tool yang hanya menangani data yang berkaitan dengan kegiatan siswa dan guru di sekolah seperti data siswa, data guru, data KBM, dan data nilai. Software yang kami gunakan dalam merancang dan mengembangkan tool ini adalah Microsoft Access sebagai DBMS – nya dan Borland Delphi sebagai user interface – nya. Metode yang kami gunakan dalam pengembangan tool ini adalah metode incremental karena sangat mungkin akan terjadinya perbaikan dan peningkata kualitasnya di kemudian hari.
Perusahaan “HZ Corp“ adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa perakitan dan penjualan komputer. Perusahaan ini melayani jasa perakitan komputer dan penjualan komputer dalam bentuk paket. Tetapi perusahaan ini tidak memiliki stok gudang untuk spek – spek komputer, hanya jika ada pesanan baru perusahaan memesan ke supplier tunggal. Klien dapat memesan jasa perusahaan ini via telepon atau datang secara langsung ke kantor. Jasa yang ditawarkan oleh perusahaan antara lain :
1. Klien menetapkan spek – spek yang ingin dirangkai kepada pihak perusahaan. Perusahaan akan mencari spek tersebut setelah terjadi deal tentang informasi total harga yang harus dibayar oleh customer.
2. Klien menyampaikan hanya purpose untuk komputer yang diinginkan. Pihak perusahaan akan menetapkan spek – spek serta harganya kepada customer. Jika sudah terjadi deal, perusahaan akan memesankan spek – spek tersebut dan merangkaikannya untuk customer.
3. Klien sudah membeli bagian – bagian komputer dan memesan jasa perusahaan untuk memasang komputer.
Untuk lebih jelasnya tentang interaksi antar entity perusahaan dapat dilihat pada Gambar 1. ERD Sistem Penjadwalan, dan Pembayaran jasa untuk 20% terjadi dimuka sebagai tanda bahwa perjanjian sudah dideal / disetujui, pembayaran sisanya akan dilakukan saat customer mengambil pesanan. Pada saat dilakukan transaksi juga akan ditetapkan deadline untuk masing – masing pesanan yang disetujui oleh kedua pihak. Jika kegiatan pesanan melebihi deadline yang telah ditentukan maka pihak perusahaan akan mengembalikan 40% dari total biaya pesanan yang diterima.