Bidang Radiologi Kedokteran Gigi merupakan salah satu penyedia jasa dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Jasa yang diberikan adalah berupa personal based service, karena kontak personal antar-pelanggan (pasien) dan penyedia jasa sangat intens dan lebih menekankan pada pemenuhan kebutuhan individu pasien.
Dengan semakin meningkatnya status ekonomi dan pendidikan masyarakat, terutama di kota besar, tentunya akan semakin meningkat pula kebutuhan dan tuntutan akan sarana pelayanan kesehatan yang berkualitas dari masyarakat. Pasien sebagai konsumen dalam pelayanan kesehatan memiliki perilaku yang dapat diasumsikan seperti konsumen dalam bidang jasa lainnya, sehingga studi perilaku konsumen dalam hal ini perlu dilakukan untuk menunjang tercapainya pelayanan kesehatan yang berkualitas.
Dalam mewujudnya suatu pelayanan kesehatan yang berkualitas, tentunya tidak terlepas dari masalah pembiayaannya. Biaya kesehatan dapat ditinjau dari dua sudut, yaitu dari penyedia jasa dan pemakai jasa. Besarnya dana bagi penyedia jasa lebih menunjuk pada seluruh biaya investasi (investment cost) serta seluruh biaya operasional (operational cost), sedangkan bagi pemakai jasa lebih menunjuk pada jumlah uang yang harus dikeluarkan (out of pocket) untuk dapat memanfaatkan suatu upaya kesehatan1. Biaya yang harus dikeluarkan oleh pasien adalah berupa tarif yang ditetapkan oleh penyedia jasa.
1. Strategi Perencanaan Sumber Daya Manusia yang Efektif
2. Peranan Kompetensi dalam Pengembangan Manajemen Sumber Daya Manusia
3. Membangun Intrepreneurship Menuju Birokrasi Humanistik
4. Pelayanan Publik di Indonesia dalam Perspektif Kultural dan Etika
5. Mewirausahakan Birokrasi dalam Mewujudkan Good Governance
6. Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Era Kompetisi
7. Peranan Pendidikan dan Pelatihan dalam Pengembangan Sumberdaya Manusia
8. Manajemen Korespondensi
9. Strategi Pemberdayaan Masyarakat dalam Pembangunan Desa
10. Pengaruh Komunikasi Terhadap Pemberdayaan Masyarakat dalam Pembangunan Perdesaan di Kabupaten Cinajur
Perkembangan internet menyebabkan terbentuknya sebuah dunia baru yang lazim disebut dunia maya. Di dunia maya ini setiap individu memiliki hak dan kemampuan untuk berinteraksi dengan individu lain tanpa batasan apapun yang dapat menghalanginya. Sehingga globalisasi yang sempurna sebenarnya telah berjalan di dunia maya yang menghubungkan seluruh komunitas digital. Dari seluruh aspek kehidupan manusia yang terkena dampak kehadiran internet, sektor bisnis merupakan sektor yang paling terkena dampak dari perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi serta paling cepat tumbuh. Melalui e-commerce, untuk pertama kalinya seluruh manusia di muka bumi memiliki kesempatan dan peluang yang sama agar dapat bersaing dan berhasil berbisnis di dunia maya.
E-commerce adalah suatu jenis dari mekanisme bisnis secara elektronik yang memfokuskan diri pada transaksi bisnis berbasis individu dengan menggunakan internet (teknologi berbasis jaringan digital) sebagai medium pertukaran barang atau jasa baik antara dua buah institusi (business to business) dan konsumen langsung (business to consumer), melewati kendala ruang dan waktu yang selama ini merupakan hal-hal yang dominan. Pada masa persaingan ketat di era globalisasi saat ini, maka persaingan yang sebenarnya adalah terletak pada bagaimana sebuah perusahaan dapat memanfaatkan e-commerce untuk meningkatkan kinerja dan eksistensi dalam bisnis inti. Dengan aplikasi e-commerce, seyogyanya hubungan antar perusahaan dengan entitas eksternal lainnya (pemasok, distributor, rekanan, konsumen) dapat dilakukan secara lebih cepat, lebih intensif, dan lebih murah daripada aplikasi prinsip manajemen secara konvensional (door to door, one-to-one relationship). Maka e-commerce bukanlah sekedar suatu mekanisme penjualan barang atau jasa melalui medium internet, tetapi juga terhadap terjadinya sebuah transformasi bisnis yang mengubah cara pandang perusahaan dalam melakukan aktivitas usahanya. Membangun dan mengimplementasikan sebuah system e-commerce bukanlah merupakan proses instant, namun merupakan transformasi strategi dan system bisnis yang terus berkembang sejalan dengan perkembangan perusahaan dan teknologi.